Faisal, Ketua TPF Alda Bekerja Sama Dengan JPU

Alda Risma
27 Jul 2007
Alda_Risma_Seksi_122_thumb.jpgLangkah ibunda Alda Risma, Halimah, dalam mencari keadilan bagi Alda, nyaris terganjal. Ketua tim pencari fakta (TPF) Alda diduga bekerja sama dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk meringankan hukuman terdakwa pembunuh Alda, Ferry Surya Prakasa.

Dia adalah Faisal Riza Rahmat, yang kini mengundurkan diri dari TPF dan mencabut tanda tangan dalam surat yang kemarin diberikan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Halimah pun langsung membentuk TPF baru dengan diketuai Warsito Sanyoto SH dan Sujono SH. Farhat Abbas SH ditunjuk sebagai wakil ketua.

"Tim pencari fakta yang sekarang ini akan bergerak lagi untuk melakukan langkah-langkah baru dalam mencari fakta-fakta untuk menegakkan keadilan bagi keluarga Alda Risma. Karena itu pihak keluarga yang diwakilkan Halimah melayangkan surat kepada Faisal agar mengembalikan fakta-fakta yang sudah didapat dulu," ungkap Warsito, Jumat (27/7/2007).

Faisal diminta menyerahkan kembali foto-foto Ferry dari kecil hingga sekarang dan memberikan dokumen-dokumen kejahatan yang pernah dilakukan Ferry. Pengembalian bukti-bukti itu diminta dalam waktu 7x24 jam. Selain itu, Faisal dipertanyakan apakah benar membuat kesepakatan dengan JPU untuk meringankan hukuman Ferry.

Khusus untuk poin yang terakhir, beredar kabar Faisal menerima uang. Untuk itu, tim pencari fakta yang baru ini akan melakukan investigasi untuk mencari kebenaran rumor tersebut.

"Dalam tim pencari fakta kali ini, Faisal akan menjadi fokus investigasi," jelas Warsito.

Faisal dicurigai kerja sama dengan JPU karena JPU pernah menolak saksi yang dihadirkan Halimah. Padahal, saksi tersebut bisa memberatkan Ferry. Ketika itu, JPU beralasan, saksi-saksi yang ada sudah cukup.

"Saksi tersebut sangat mengetahui saat Ferry mengancam saya dan keluarga. Dia pun sangat mengenal pribadi Ferry," kata Halimah.

Selain itu, Halimah juga menyatakan penyesalan atas tindakan Faisal yang mengundurkan diri dari TPF.

"Sebetulnya, kami tidak ingin ada perpisahan. Tapi, entah kenapa dia malah menarik diri. Yang bikin saya bingung kenapa dia harus mengundurkan diri saat perjuangan belum selesai. Dia yang semula membentuk TPF, seharusnya dia bisa memperjuangkan sampai titik darah penghabisan," sesal Halimah.
 
Komentar
egh



 
Popular Artist
 
 
Hottest Artist
 
Latest Updated
 
Video
  • Afgan - Afgan "Terima Kasih Cinta" by Sony BMG Indonesia
  • Gita Gutawa - Gita Gutawa "To Be One" at International Nile Song Festival by Sony BMG Indonesia
  • Numata - Numata "Raja Jatuh Cinta" by Sony BMG Indonesia
  • Padi - Padi "Jangan Datang Malam Ini" by Sony BMG Indonesia
  • The Changcuters - The Changcuters "Racun Dunia" by Sony BMG Indonesia